Kamis, 12 Oktober 2017

Jenis Jenis Komunikasi



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
Manusia memiliki peranan sebagai makhluk sosial, dan oleh karena itu, komunikasi merupakan aktifitas manusia yang sangat penting, baik dalam kehidupan manusia secara umum, organisasi maupun bisnis. Kita semua berinteraksi dengan sesama dengan cara berkomunikasi entah itu dengan komunikasi sederhana, kompleks atau menggunakan teknologi mutakhir yang akhir-akhir ini sangat disegani khalayak ramai.
Komunikasi tidak hanya tentang kata, tetapi dari interaksi, senyuman, anggukan kepala, sikap badan bahkan lirikan mata sekalipun. Oleh karena itu jika membicarakan komunikasi tidak selalu tentang kata. Banyak sekali jenis-jenis komunikasi yang dapat kita tahu dan pelajari dari kehidupan sehari-hari



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Komunikasi Menurut Penyampaiannya

Menurut cara penyampaian komunikasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1)      Komunikasi Lisan
Komunikasi lisan terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak. Hal ini terjadi dalam sebuah dialog antara dua orang atau lebih dimana komunikator dan komunikan dapat bertatap muka dalam penympaian dan penerimaan sebuah informasi. Komunikasi lisan juga tidak harus bertatap muka tetapi bisa  terjadi secara langsung dengan melalui sebuah perantara seperti telepon.
2)      Komunikasi Tertulis
Komunikasi tertulis dalah bentuk komunikasi yang dilaksanakan dalam surat dan digunakan untuk menyampaikan berita secara singkat dan jelas yang ditulis dengan maksud atau tujuan tertentu.
Naskah, Blangko, Gambar dan Foto, dan Spanduk merupakan contoh dari komunikasi tertulis. Walaupun Blangko, Gambar dan Foto yang notabene bukan merupakan tulisan tetapi media tersebut bisa menyampaikan informasi kepada banyak orang.

2.2  Komunikasi Menurut Kelangsungannya

Di dalam proses komunikasi dapat kita ketahui terjadinya interaksi dua belah pihak tersebut sebagai berikut :
l. Komunikasi Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikasi Tidak Langsung
Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.

2.3  Komunikasi Menurut Perilaku

Manusia secara alamiah mempelajari tentang komunikasi, yang mempengaruhi perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi:
1)      Komunikasi Formal
Komunikasi ini biasanya terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan yang mempunyai tata cara yang telah diatur dalam struktur organisasinya, contohnya seminar, rapat, konferensi dan sebagainya.
2)      Komunikasi Informal
Berbeda dengan komunikasi formal, komunikasi ini tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, dan sebagainya
3)      Komunikasi Nonformal
Gabungan komunikasi formal dan informal yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisai atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi, contohnya rapat tentang ulang tahun perusahaan dan sebagainya.

2.4 komunikasi menurut maksudnya
Bila diperhatikan dengan seksama, maka dapat diketahui bahwa komunikasi dapat terlaksana bila terdapat inisiatif dari komunikator maka maksud terlaksananya komunikasi lebih banyak ditentukan oleh komunikator tersebut. Menurut maksud dilakukan komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut:
·         Pidato
·         Ceramah 
·         Memberi prasaran
·         Wawancara 
·         Memberi perintah atau tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemafipuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.

2.5  KOMUNIKASI MENURUT RUANG LINGKUP
Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan jenis komunikasi ini. Maka dalam komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut:
l. Komunikasi Internal
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
Komunikasi Internal ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
ü  Komunikasi Vertikal, yaitu komunikasi yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, petunjuk dan sebagainya.
ü  Komunikasi Horisontal, yaitu komunikasi yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi/ kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar.
ü  Komunikasi Diagonal, yaitu komunikasi yang terjadi di dalam ruang lingkuporganisasi atau kantor diantara orang - orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertikal.

2. Komunikasi Eksternal
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada di luar organisasi atau perusahaan tersebut. Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
·         Eksposisi, pameran, promosi, publikasi dan sebagainya
·         Konperensi pers( press release )
·         Siaran televisi, radio, dan sebagainya
·         Bakti sosial, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainya
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapat pengertian,kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.

2. 6 KOMUNIKASI MENURUT ALIRAN INFORMASI
Informasi merupakan muatan yang menjadi bagian pokok dalam komunikasi, oleh karena itu arah informasi tersebut akan menentukan macam komunikasi yang sedang terjadi. Komunikasi menurut aliran informasi dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Komunikasi satu arah ( simplex )
Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja (one way communication ). Pada umumnya komunikasi ini terjadi dalam keadaan mendesak atau darurat atau yang terjadi karena sistem yang mengaturnya harus demikian, misalnya untuk menjaga kerahasiaan atau untuk menjaga kewibawaan pimpinan.
  1. Komunikasi dua arah ( duplex )
Komunikasi yang bersifat timbal balik ( two ways communication ). Dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feed back kepada komunikatornya. Maka komunikasi ini dapat memberikan kepuasan kedua belah pihak dan dapat menghindarkan terjadinya kesalah pahaman.
  1. Komunikasi ke atas
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
  1. Komunikasi ke bawah
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
  1. Komunikasi ke samping
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.
Dengan demikian arah informasi tersebut akan dianut sebagai bentuk interaksikomunikasinya.


2.7 KOMUNIKASI MENURUT JARINGAN KERJA
Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana menurut sistem yang ditetapkannya dalam jaringan kerja. Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
 Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
    Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran. Saluran komunikasi lebih singkat dan merupakan kebalikan dari jaringan kerja rantai.
    Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu'sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.

2. 8. KOMUNIKASI MENURUT PERANAN INDIVIDU
Komunikasi yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak-pihak lain baik secara kelompok maupun secara individual. Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
  Komunikasi antar individu dengan individu yang lain.
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai komunikator harus mampu mempengaruhi perilaku individu yang lain.
     Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas.
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
     Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih.
Dalam komunikasi ini individu berperanan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.

2. 9 KOMUNIKASI MENURUT CARA PENYAMPAIAN
Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lainnya karena manusia selain mahluk individu juga sekaligus mahluk sosial yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara trampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi.
Kiranya tidak terlalu sulit untuk mengenali cara-cara penyampaian informasi dalam komunikasi, karena pada dasarnya kita telah melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi Lisan
·       Komunikasi yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatap muka, misalnya dialog dua orang, wawancara maupun rapat dan sebagainya.
·       Komunikasi yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.
b. Komunikasi Tertulis
Komunikasi Tertulis adalah komunikasi yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan berita yang sifatnya singkat, jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud-maksud tertentu.
Contoh-contoh komunikasi tertulis ini antara lain:
·         Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek.
·         Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
·         Gambar dan foto, karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
·         Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada banyak orang.
Dalam berkomunikasi secara tertulis, sebaiknya dipertimbangkan maksud dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Disamping itu perlu juga resiko dari komunikasi tertulis tersebut, misalnya aman, mudah dimengerti dan menimbulkan pengertian yang berbeda dari yang dimaksud.

2.10   KOMUNIKASI MENURUT JUMLAH YANG BERKOMUNIKASI
Komunikasi selalu terjadi diantara sesama manusia baik itu perorangan maupun kelompok. Oleh karena itu jumlah yang berkomunikasi akan mempengaruhi proses komunikasi itu sendiri, disamping sifat clan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Untuk itu dapat dibedakan sebagai berikut :
Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi ini merupakan komunikasi dengan diri-sendiri baik disadari atau tidak, misalnya berpikir.
Komunikasi Perseorangan (Interpersonal/antarpribadi)
Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga. Dalam komunikasi ini dapat dilaksanakan secara langsung maupun lewat telepon namun tetap terjadi secara perseorangan.




BAB III
KESIMPULAN
komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Dalam Bahasa Inggris komunikasi diistilahkan sebagai communication, yang berasal dari kata Communicare atau Communis dalam bahasa Latin yang berarti sama atau menjadi milik bersama. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian komunkasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita dari dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.
Komunikasi pun memiliki beberapa jenis dan sesuai dengan kebutuhannya, seperti komunikasi menurut penyampaian, kelangsungan, perilaku, maksud komunikasi tersebut, ruang lingkup, jaringan kerja, dan peranan individu komunikasi itu sendiri
Dapat disimpulkan bahwa manusia memang sangat membutuhkan komunikasi dalam kehidupan sehari-harinya, entah itu dalam melakukan hal umum bahkan pribadi sekalipun. Dengan adanya komunikasi, manusia dalam menjalankan perannya sebagai makhluk sosial yang tidak bisa berdiri sendiri.
Maka dari itu, komunikasi sangatlah penting untuk menyelesaikan segala macam masalah apapun dalam kehidupan makhluk hidup itu sendiri.





SUMBER:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar