Rabu, 29 November 2017

Presentasi Bisnis



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG
Dalam dunia bisnis, kegiatan presentasi atas berbagai peristiwa penting seperti pengajuan usulan proyek-proyek baru, pengembangan produk, perluasan pasar, dan sebagainya, bukanlah hal baru. Presentasi bisnis yang baik akan memberikan dampak yang baik pula bagi lembaga atau institusi yang melakukan presentasi. Oleh karena itu, dalam melakukan presentasi bisnis harus dilakukan persiapan secara matang sehingga tujuan presentasi bisnis yang efektif dapat tercapa



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Persiapan Dasar
Presentasi yang baik haruslah didahului dengan persiapan yang matang, karena dengan melakukan persiapan setidaknya kita telah memiliki bahan yang akan kita sampaikan. Persiapan-persiapan tersebut meliputi :
1.      Penguasaan terhadap topik atau materi yang akan dipresentasikan.
Penguasaan terhadap materi yang akan disampaikan merupakan hal terpenting dalam sebuah presentasi. Berhasil atau tidaknya sebuah presentasi bergantung pa kemampuan pembicara dalam memahami setiap detail hal-hal yang terkan dung dalam isi materi presentasi. Ketidaksiapan terhadap materi yang akan dipresentasikan akan menghambat penyampaian pesan kepada audiens, serta akan memberikan image yang kurang baik bagi pembicara tersebut.
2.      Penguasaan berbagai alat bantu presentasi dengan baik.
Presentasi yang baik bukan hanya terlihat dari isi materi yang disampaikan tetapi juga dipengaruhi oleh bagaimana cara membawakannya. Apabila penyampaian presentasi dilakukan secara menarik, maka audiens akan merasa senag. Terlebih jika pada saat presentasi pembicara menggunakan berbagai macam alat bantu sebagai penunjang presentasi, seperti OHP, LCD pojector, slide serta penggunaan audio visual.
3.      Menganalisis siapa audiens.
Agar tujuan presentasi dapat tercapai, maka pembicara perlu mengenal siapa sebenarnya yang menjadi audiens. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan kata tanya seperti apa, dimana, kapan, mengapa dan bagaimana, maka pembicara akan dapat menidentifikasi tentang siapa sebenarnya audiens yang dimaksud.
4.      Menganalisis berbagai lingkungan lokasi atau tempat untuk presentasi.
Seorang pembicara harus mengenal lebih dekat dengan lingkungan lokasi atau tempat dimana ia akan melakukan presentasi. Pengenalan terhadap lokasi ataupun tempat akn sangat membantu pembicara dalam menyampaikan presentasi, penggunaan alat serta menentukan teknik penyampaian presentasi.



2.2 Alat Bantu Presentasi
Alat bantu presentasi cukup banyak variasinya, mulai dari alat yang konvensional sampai yang modern. Sebelum menggunakan alat tersebut, seorang pembicara memiliki kemampuan teknis operasional dan melakukan pemeriksaan sebelum menggunakan alatnya. Berbagai alat bantu presentasi bisnis antara lain whiteboard, blackboard, flipchart, transparansi overhead projector, slide, papan tulis elektronik, VCR, panel LCD projektor. Masing-masing alat bantu tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan yang dapat dijelaskan sebagai berikut.[4]
1.      Blackboard dan Whiteboard
Blackboard merupakan salah satu alat bantu presentasi yang sudah cukup kuno, sehingga alat bantu tersebut saat ini jarang digunakan.
Keunggulan :
         Fleksibilitas dalam penulisannya
         Kemudahan dalam melakukan koreksi
         Dapat merangkum pendapat peserata maupun pembicara pada saat yang sama
Kelemahan :
         Tulisan tangan sering kali sulit di baca
         Pembicara menutupi peserta saat menulis
         Pembicara tidak dapat menulis dan berbicara pada saat yang sama
         Tersedianya papan tulis yang sangat terbatas sehingga apabila sudah penuh harus dihapus lagi
         Tidak efektif untuk peserta yang berjumlah lebih dari 15 orang
2.      Flipchart
Flipchart merupakan subuah papan yang dilengkapi dengan lembarang-lembaran kertas berukuran besar.
Keunggulan :
         Fleksibilitas dalam penulisan
         Pembicara dapat mempersiapkan penulisannya sebelum presentasi
         Pembicara dapat merujuk catatan sebelumnya
         Biaya relatif murah
         Bisa diletakkan di mana saja
Kelemahan :
         Sulit di baca karena keterbatasan tulisan tangan
         Pembicara sering menutupi peserta saat menulis
         Pembicara tidak dapat menulis dan berbicara pada saat yang sama
         Mutu kertas yang jelek dan kemungkina spidol yang digunakan macet
         Tidak cocok untuk jumlah peserta lebih dari 20 orang
3.      Transparansi Overhead Projector
Transparansi OHP merupakan alat bantu presentasi yang cukup populer bagi pembicara.
                  Keunggulan :
         Cepat dan murah jika menggunakan fotokopi
         Dapat dibuat dengan artwork dengan kualitas tinggi, tetapi biaya relatif mahal
         Layar tetap jelas meskipun dalam layar cukup terang
         Informasi dapat ditampilkan secara progresif meskipun secara manual
Kelemahan :
         Kualitas transparansinya jelek jika teksnya ditulis dengan tangan
         Umumnya hasil fotokopi adalah hitam putih
         Pergantian secara manual seringkali mengganggu pembicara dalam mengalihkan pembicaraannya
4.      Slide
Slide dapat berupa foto, grafis, atau gabungan dari keduanya.
                  Keunggulan :
         Slide foto warna mudah pembuatannya
         Dapat dimungkinkan slide dengan 3D dan efek khusus lain
         Terlindung dari sidik jari
         Slide grafis berkualitas tinggi dapat dihasilkan oleh komputer
Kelemahan :
         Proses pembuatan memerlukan waktu lama
5.      Papan Tulis Elektronik
Papan tulis elektronik telah dikembangkan dengan menawarkan berbagai kemudahan yang banyak digunakan kantor, konferensi, dan ruang pelatihan.
                  Keunggulan :
         Fleksibilitas dalam penulisan materi
         Koreksi dapat dilakuakan dengan mudah
         Mampu menampilkan tulisan pembicara dan peserta pada layat tersebut
         Hasil cetakan dapat disimpan
Kelemahan :
         Tulisan tangan
         Peserta sering terhalang pembicara saat menulis
         Pembicara tidak dapat menulis dan berbicara pada saat bersamaan sehingga ritme presentasi terganggu
6.      Video Cassete Record
Video Cassete Record (perekan video) dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan presentasi bisnis.
                  Keunggulan :
         Sangat praktis
         Video dapat menambah penguasaan materi dan sekaligus hiburan
         Tersedia pokok materi subjek secara luas termasuk pelatihan perusahaan dan program motivasi

Kelemahan :
         Kualitas tampilan lebih rendah jika diproyeksikan dalam layar lebar
         Dibutuhkan tenaga ahli khusus sebagai operator video
7.      Panel LCD Projector
Panel LCD Projector dapat berfungsi bila dihubungkan dengan komputer atau laptop.
Keunggulan :
         Proyeksi data secara langsung dari PC secara nyata atau real time
         Proyeksi langsung memungkinkan tingkat interaktifnya semakin tinggi
Kelemahan :
         Keterbatasan kualitas gambat dari proyektor karena rendahnya kekuatan watt

2.3 Analisis Audiens
Untuk dapat melakuakan presentasi bisnis yang baik, pembicara harus dapat menganalisa audiens secara tepat. Analisis audiens sangat membantu para pembicara untuk memahami dengan baik siapa sebenarnya audiensnya. Pemahaman yang baik terhadap audiens akan membantu pembicara dalam penyajiannya. Oleh karena itu, dalam menganalisis audiens seorang pembicara harus mampu menjawab enam pertanyaan mendasar berikut ini. [5]
1.      Siapa Audiensnya?
Analisis audiens ini berkaitan dengan kepada siapa seseorang itu berbicara. Semakin banyak informasi yang dapat diperoleh dari para audiens, pembicara semakin mudah melakukan presentasi secara tepat. Audiens tersebut dapat ditinjau dari sisi pekerjaan atau jabatan, usia, pendidikan, dan lain sebagainya.
2.      Apa yang Diinginkan Audiens?
Agar penyampaian pesan-pesan bisnis sesuai dengan yang diharapkan, pembicara perlu mengetahui apa yang diinginkan audiennya. Dengan memahami apa yang menjadi harapan audiens, seorang pembicara tentunya akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan presentasi sebaik mungkin, sehingga dapat memuaskan keinginan audiens.
3.      Di mana Melakukan Presentasi?
Pemahaman tempat presentasi akan membantu pembicara untuk menyusun rencana yang tepat. Misalnya apakah presentasi bisnis menggunakan podium, meja, tau gaya panggung, pakah presentasi dilakukan sebelum atau setelah makan siang, apakah presentasi bisnis dilakukan di kota atau desa dan lain sebagainaya.
4.      Kapan Melakukan Presentasi?
Seorang pembicara perlu memperhatikan secra seksama kapan melkaukan presentasi bisnis (rincian mengenai tanggal, bulan, dari, dan jam berapa). Sebagaimana diketahui, dalam waktu sehari terdapat jam-jam ketika audiens masih bersemangat, tetapi terdapat juga jam di mana stamina audiens telah menurun, melemah, bahkan cenderung mengantuk. Dengan mengetahui kapan seseorang harus melakukan presentasi , paling tidak dia akan mempersiapkan rencana atau trik-trik yang tepat untuk melakukan presentasi bisnis tersebut.
5.      Mengapa Melakukan Presentasi?
Sebelum melakukan presentasi bisnis, seorang pembicara harus mampumenjawab pertanyaan mengaapa harus melakukan presentasi bisnis. Jawaban atau pertanyaan mengapa tersebut tentunya akan sangat bervariasi antara seseorang dengan yang lain.
6.      Bagaimana Melakukan Presentasi?
Seorang pembicara yang satu dengan pembicara yang lain tentunya memiliki rencana atau strategi bisnis yang berbeda. Misalnya, presentasi dilakukan dengan memegang catatan atau naskah lengkap, menggunakan transparansi overhead, slide, proyektor LCD, komputer, tau yang lainnya.


BAB III
KESIMPULAN

Presentasi bisnis kerap kali dilakukan dalam dunia bisnis, baik dalam kaitannya dengan masalah pemasaran, keuangan, personalia, produksi, dan teknologi informasi. Oleh karena itu, mereka perlu memerhatikan berbagai faktor yang dapat menunjang keberhasilan presentasi secara efektif.
Presentasi bisnis memiliki empat tujuan utama yaitu menginformasikan pesan-pesan bisnis, menghibur audiens, menyentuh emosi audiens, dan memotivasi audiens untuk melakukan sesuatu. Meskipun dalam prakteknya, suatu perusahaan dapat saja bertujuan untuk sekedar menyampaikan pesan-pesan bisnis tertentu bagi audiens. Sebelum melakukan presentasi bisnis perlu dipersiapkan beberapa hal seperti penguasaan materi yang ingin disampaikan, penguasaan alat bantu presentasi bisnis, menganalisa audiens dan menganalisis lingkungan tempat berlangsungnya presentasi bisnis.
Alat bantu presentasi bisnis yang ada di pasar saat ini cukup banyak variasinya mulai dari yang paling sederhana sampai pada alat bantu visual elektronik dengan teknologi canggih. Sebagai sarana pendukung dalam presentasi bisnis, alat bantu itu diharapkan mampu memperjelas pemahaman para audiens dalam menangkap suatu materi dan menarik bagi audiens. Selain itu, perlu juga seorang presenter menganalisis bahasa tubuh yang sebaiknya digunakan, serta peninjauan lokasi secara sekilas. Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah bagaimana berupaya untuk selalu menumbuhkan rasa percaya diri dan berlatih melakukan presentasi bisnis. Melalui presentasi ini, saya harap akan membawa hal yang positif bagi bisnis saya dan dapat meningkatkan penjualan produk tersebut.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar